Kamis, 31 Oktober 2013

PENGUKUHAN ANGGOTA BARU SENAT MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH 2013/2014

 Upacara pembrangkatan PENGUKUHAN ANGGOTA BARU SENAT MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH 2013/2014

 Kegiatan pendirian tenda
 UPACARA PEMBUKAAN PENGUKUHAN ANGGOTA BARU SENAT MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH 2013/2014
 Diskusi Panel I Pengenalan SEMA  & MPM FAPERTA
 penyerahan Sertifikat kepada Alumni
 Diskusi Panei II Pengenalan Sejarah Fakultas Pertanian Oleh Pembantu Dekan I
 Penyarahan Sertifikat Kepada Pemateri
 
 
 Kegiatan Dinamika Kelompok
 Persiapan Upacara Api unggun

 Simbolik Pengukuhan Kepada Anggota Baru

UPACARA PENUTUPAN PENGUKUHAN ANGGOTA BARU SENAT MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH 2013/2014

Rabu, 02 Oktober 2013

KEGIATAN BAMBA (BIMBINGAN AKADEMIK MAHASISWA BARU) FAKULTAS PERTANIAN2013


Pembukaan BAMBA (Bimbingan Akademik Mahasiswa Baru) oleh Dekan Fakultas Pertanian


 Penyampaian materi kepada mahasiswa baru oleh panitia BAMBA (Bimbingan Akademik Mahaiswa Baru)


 Staf Dosen Beserta Panitia BAMBA (Bimbingan Akademik Mahaiswa Baru)

Penyerahan sertifikat dari panitia kepada pemateri yang telah mengisi kegiatan BAMBA (Bimbingan Akademik Mahaiswa Baru)

 Peserta BAMBA (Bimbingan Akademik Mahaiswa Baru) melakukan penyegaran di saat jeda materi berikutnya.

Pengarahan dari panitia kepada peserta yang akan melakukan kegiatan pengenalan civitas akademika ke Fakultas Pertanian.

Kegiatan dinamika kelompok .

Kamis, 28 Maret 2013

HASIL MUMAS KE-XVI

HASIL

PEMILIHAN KETUA MAJELIS PERMUSYAWARATAN MAHASISWA (MPM) 



(bersalaman: Candri Irawan (berkopiah) ketua MPM demisioner dan Andi Hendarto (baju hitam) ketua MPM terpilih)

HASIL 
PEMILIHAN KETUA SENAT MAHASISWA
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH


Bersalaman: Novalia Anggara- Ketua SEMA FP terpilih (kiri) dan Adi Rahman - Ketua SEMA FP demisioner (kanan)


SELAMAT ATAS TERPILIHNYA ANDI HENDARTO SEBAGAI KETUA MPM PERIODE 2012-2013 DAN NOVALIA ANGGARA SEBAGAI KETUA SEMA FAPERTA UNIGAL PERIODE 2012-2013 TERPILIH,

TERUSKAN ESTAFET PERJUANGAN MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH HINGGA JAYA.....

HIDUP MAHASISWA . . . . . .  . . ! ! ! ! !
 

Novalia Anggara                                     Andi Hendarto
(Ketua SEMA FP UNIGAL TERPILIH)   (Ketua MPM FP TERPILIH)
   

Rabu, 27 Maret 2013

MUMAS XVI


MARI KITA SUKSESKAN
MUSYAWARAH MAHASISWA KE-XVI
MAJELIS PERMUSYAWARATAN MAHASISWA
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH

Ciamis
Kamis, 28 Maret 2013

"Semoga yang telah berlalu tetap menjadi acuan untuk terus mengembangkan ORMAWA di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Galuh yang unggul dan independen"

Korbid INFOKOM._

Minggu, 10 Maret 2013

HARLEM SHAKE
ALA FAPERTA UNIGAL..

Selasa, 18 Desember 2012

WORKSHOP KEPEMIMPINAN DAN ORGANISASI (WKO)

manusia merupakan makhluk sosial dengan segudang kebutuhan yang tak pernah dapat dipenuhi terus menerus. dengan bersosial manusia mampu meringankan dirinya demi pemenuhan kebutuhan dari tiap sisi kehidupan yang dilaluinya. 

pada saat ini kehidupan sosial berserta isu-isu sosial yang terjadi di masyarakat baik yang kita temukan dalam diri kita, tetangga, maupun orang lain yang kita lihat secara live di media massa nasional. perlu adanya rasa kebersamaan dalam menghadapi kehidupan ini sering kali terbentur dengan kepentingan orang lain yang menjadi penghambat bagi diri kita, itu sebabnya permasalahan dalam hidup ini tidak pernah berakhir hingga hembusan nafas terakhir.

Senin, 26 November 2012

Sekilas tentang mahasiswa

Mahasiswa merupakan bagian dari generasi muda Indonesia, karena pendidikannya di perguruan tinggi, maka mahasiswa memperoleh peluang yang sangat besar untuk mengembangkan dirinya sebagai manusia yang berkualitas. Mahasiswa sebagai masyarakat kampus merupakan kaum intelektual yang diharapkan punya kreativitas yang tinggi baik di bidang akademis maupun bidang non akademis. Mahasiswa, sebagai subjek intelektual dapat diartikan bahwa mahasiswa bukan menjadi problematika pembangunan bangsa Indonesia. Namun, sudah seharusnya menjadi problem solving dalam pembangunan bangsa.

Organisasi mahasiswa intern maupun ekstra kampus dapat dijadikan tempat untuk menempa diri dan menumbuhkan budaya komunikatif dan kritis mahasiswa. Dengan mengadakan kajian strategis, dan komunikasi banyak arah diharapkan dapat menumbuhkan jiwa Mahasiswa sebagai subjek pembangunan bangsa.

Keberadaan organisasi kemahasiswaan di perguruan tinggi pada dasarnya untuk meningkatkan kepemimpinan, minat kegemaran, dan kesejahteraan dalam kehidupan kemahasiswaan di Perguruan Tinggi. Oleh karena itu organisasi kemahasiswaan di Perguruan Tinggi berfungsi sebagai wadah untuk menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa, melakukan kegiatan kemahasiswaan, pengembangan jati diri mahasiswa sebagai insan akademis, pengembangan keterampilan organisasi, manajemen, keterampilan mahasiswa, dan pembinaan kader-kader bangsa yang berpotensi dalam melanjutkan kesinambungan pembangunan nasional.Renungkanlah........!!

Senin, 19 November 2012

Esay POPMASEPI UIN JKT 2012


HUBUNGAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN IKLIM ORGANISASI
DENGAN KINERJA PENYULUH KEHUTANAN TERAMPIL

Penyuluh adalah orang yang memberikan penerangan mengenai suatu hal. Sedangkan penyuluhan adalah proses pembelajaran bagi pelaku utama serta pelaku usaha agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan, dan sumberdaya lainnya, sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, dan kesejahteraannya, serta meningkatkan kesadaran dalampelestarian fungsi lingkungan (uu no 16 th 2006 tentanggsistem penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan).

Dalam kinerja penyuluh ada dua faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Salah satu faktor internal yang mempengaruhi kinerja penyuluh adalah motivasi, khususnya motivasi berprestasi, sedangkan faktor eksternal adalah iklim organisasi. Kedua peubahan ini diduga mempunyai hubungan yang nyata dengan kinerja Penyuluh Kehutanan Terampil, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang sangat nyata antara faktor iklim, organisasi dengan kinerja Penyuluh Kehutanan Terampil dan antara faktor motivasi berprestasi dan iklim organisasi dengan kinerja Penyuluh KehutananTerampil.

Sub peubah motivasi berprestasi yang berhubungan dengan kinerja Penyuluh Kehutanan Terampil adalah berusaha menghindari kegagalan, sedangkan sub peubah iklim organisasi yang berhubungan dengan kinerja Penyuluh Kehutanan Terampil adalah rasa tanggungjawab, standard atau harapan tentang kualitas pekerjaan, ganjaran atau reward, rasa persaudaraan dan semangat tim.

Peningkatan kinerja Penyuluh Kehutanan Terampil oleh pemerintah dalam hal ini Departemen Kehutanan dan penyelenggara penyuluhan kehutanan didaerah dapat dilakukan melalui upaya peningkatan motivasi berprestasi dengan cara dan menciptakan iklim organisasi yang baik bagi para Penyuluh Kehutanan Terampil. Peningkatan motivasi berprestasi dilakukan melalui peningkatan perhatian dan umpan balik atasan atau pimpinan instansi terhadap pelaksanaan tugas Penyuluh Kehutanan Terampil. Menciptakan iklim organisasi yang baik dilakukan melalui penerapan Undang-undang 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan danKehutanan.

Selasa, 12 Juni 2012

PT.Madukismo

Sejarah Singkat


1.1 PG-PS Madukismo

Adalah satu satunya Pabrik Gula dan Pabrik Alkohol / Spiritus di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengemban tugas untuk Mensukseskan program pengadaan pangan Nasional,Khususnya Gula Pasir,Sebagai Perusahaan padat karya banyak menampung tenaga kerja dari Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta .

Dibangun          : Tahun 1955
Atas Prakarsa   : Sri Sultan Hamengku Buwono IX
Diresmikan       : Tanggal 29 Mei 1958
                          Oleh Presiden RI Pertama Ir.Soekarno
Mulai Produksi : Pabrik Gula    : Tahun 1958
                            Pabrik Spiritus          : Tahun 1959
1.2 Lokasi
            Diatas Bangunan Pabrik Gula Padokan (satu diantara 17 Pabrik Gula di DIY  yang di bangun pada pemerintahan Belanda tetapi bumihanguskan pada masa pemerintahan Jepang  ),Yang terletak di desa Padokan , Kelurahan Tirtonirmolo , Kecamatan Kasihan ,Kabupaten Bantul,Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
1.3.Kontraktor Utama
Machine Fabriek Sangerhausen , Jerman Timur
1.4Status Perusahaan
            Perseroan Terbatas,didirikan tanggal 14 Juni 1955
 Diberinama : “Pabrik-Pabrik Gula Madubaru PT” (P2G.Madubaru PT)memiliki 2 Pabrik “
            : Pabrik Gula (PG)Madukismo
            : Pabrik Alkohol / Spiritus(PS)Madukismo
1.5 Pemilik Saham
            Pada Awal berdiri : 75% milik Sri Sultan Hamengku Buwono IX,25% Milik Pemerintah RI (Departemen Pertanian RI)Saat Ini telah dirubah Menjadi sbb :
65% Milik Sri Sultan Hamengku Buwono X , 35% Milik Pemerintah yang dikuasakan kepada PT.Rajawali Nusantara Indonesia (PT.RNI).
1.6 Kronologi Status Perusahaan dan Perubahan Management
Th.1955 – 1962           : Perusahaan Swasta (PT)
Th. 1962 – 1966          : BPU – PPN Bubar .
PG – PG di Indonesia boleh memilih  : tetap sebagai Perusahaan        Negara atau keluar menjadi Perusahaan Swasta(PT).
PT.madubaru memilih untuk menjadi Perusahaan Swasta
Th. 1966 – 1984          : PT.Madubaru kembali menjadi Perusahaan Swasta dengan   Susunan Direksi yang dipimpin oleh Hamengku Buwono IX sebagai Presiden Direktur.
Tanggal 4 Maret 1984 – 24 Februari 2004 diadakan kontrak management dengan PT.Rajawali Nusantara Indonesia (PT.RNI).
Tanggal 2 Februari 2004 – Sekarang PT.Madubaru menjadi perusahaan mandiri yang dikelola secara professional dan independent.

untuk bahan pembelajaran sektor agribisnis

Agro Wisata

Agrowisata PG Madukismo, yang terletak di lingkungan kerja PG Madukismo Bantul Yogyakarta menawarkan paket agrowisata yang lumayan lengkap. Pengunjung bisa menikmati lingkungan pabrik yang didirikan atas prakarsa Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno dengan Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Pengunjung bisa menikmati pemandangan pepohonan yang rimbun berusia ratusan tahun, keliling kebun tebu naik lokomotif (spoor) tebu tua. Lebih dari itu pengunjung juga bisa mengajak keluarga serta anak-anak untuk melakukan berbagai kegiatan outdoor yang menarik. Mengunjungi obyek wisata ini kita juga semakin disadarkan betapa proses membuat gula merupakan proses yang panjang. Untuk menghasilkan gula manis dan higienis seperti yang selama ini kita konsumsi banyak melibatkan orang. Sebelum tebu masuk pabrik, bahan pembuat gula ini harus melewati masa pertumbuhannya di lahan petani selama satu tahun untuk mencapai kemasakannya yang optimal dan siap digiling. Di kebun, tebu memerlukan pemeliharaan dari tangan-tangan telaten dan sabar para petani. Selain itu wisata  singkat ke agrowisata PG Madukismo menambahkan suatu kesadaran bahwa pabrik gula mempunyai peluang untuk tempat rekreasi warga sekaligus tempat edukasi generasi muda yang baik.
Bagi penggemar wisata terutama wisata yang ditujukan untuk mendidik anak-anak, pelajar dan mahasiswa dan tempat ini baik untuk dikunjungi. Selain bisa menikmati banyak suasana industri yang mempekerjakan ribuan orang, pengunjung bisa melepas segala kepenatan dan kekesalan fisik dan psikis. Memasuki komplek agrowisata pada musim giling pengunjung akan disapa dengan riuh rendahnya mesin pabrik yang menderu-deru. Mesin-mesin pabrik yang besar terus berputar dengan anteng dan anteb menggiling tebu, memerahnya menjadi nira dan kemudian mengubahnya menjadi kristal-kristal putih jernih yang kita sebut sebagai gula. Pohon-pohon besar rindang dan tua seolah tak mengenal waktu  membawa keramahan dan kenyamanan.
Terletak di Pedukuhan Padokan, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, obyek wisata     PG Madukismo yang terletak di tengah-tengah dan dilingkungan pabrik gula dapat dicapai dari Yogyakarta dengan mengambil arah menuju Bantul.       PG Madukismo yang pada waktu pendiriannya masih di kawasan pedesaan, kini seiring dengan kemajuan telah menjadi wilayah pinggiran kota dan terletak persis di pinggiran ring road selatan. Jalan yang menuju ke obyek agrowisata sangat mulus dan mudah sekali dicapai. Dari kota Yogyakarta hanya memerlukan waktu kurang dari 10 menit. Selesai mengunjungi obyek agrowisata ini pengunjung bisa meneruskannya menuju ke obyek lain seperti pantai Parangtritis, pantai Samas, Goa Selarong, makam raja-raja di Imogiri dan sebagainya.
Keunikan obyek wisata PG Madukismo adalah obyek wisata pendidikan. Pengunjung bisa memilih sendiri acara yang diinginkannya. Kenikmatan mengendarai lokomotif tebu tua mungkin hanya bisa dinikmati di obyek wisata ini. Pengunjung bisa memutari obyek wisata PG Madukismo dengan duduk di atas gerbong yang ditarik lokomotif tua buatan Jerman .Sepanjang perjalanan yang kira-kira berdurasi pendek itu pengujung akan melihat berbagai kegiatan atau bangunan yang ada di komplek PG Madukismo Sebagai wisata edukasi pengunjung mahasiswa atau pelajar akan dijelaskan tentang  proses pembuatan gula mulai dari pembukaan lahan, pemeliharaan, panen, serta proses pembuatan gula oleh pemandu wisata. Pada musim giling pengunjung juga bisa melihat proses pembuatan gula secara langsung di pabrik. Sehingga mereka bisa menyaksikan langsung proses di gilingan, stasiun puteran dan pemurnian, bahkan sampai proses pengemasan gula di gudang.

Senin, 21 Mei 2012

FAKULTAS PERTANIAN

secara tidak langsung Fakultas Pertanian merupakan satu-satunya Fakultas yang mengacu pada bidang pertanian yang berada di tingkatan UNIVERSITAS GALUH dengan kata lain mencakup dan membahas serta mengembangkan potensi yang berkaitan dengan bidang pertanian, negara kita dikatakan negara agraris tapi kenapa banyak sekali yang tidak peduli bahkan tidak sama sekali memperhatikan akan hal ini, secara tidak langsung pertanian juga sangat berkiprah bahkan mendukung akan sektor yang lain yang tentunya mengacu pada dunia bisnis, maka dari itu mari kita bersatu dan bergegas untukmerealisasikan apa-apa yang akan menjadi tugas kita agar kedepanya bisa lebih baik dan GO INTERNASIONAL.

LKTI ( 2012) UNTUK ANDA

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Salah satu kekayaan Indonesia adalah buaha-buahan yang beranekaragam. Buah-buahan Indonesia dikenal juga dengan buah tropika. Buah tropika begitu banyak seperti manggis, durian, duku, jeruk, rambutan, dan mangga.
Jumlah buah tropika yang bervariasi tentu menjadi alternatif konsumen sehingga konsumen bebas memilih buah-buahan sesuai musim dan selera. Di era globalisasi saat ini, perdagangan menjadi bebas. Banyak buah-buahan produk luar negeri yang di impor ke Indonesia. Ironisnya, konsumen Indonesia cenderung memilih buah impor dari pada buah tropika Indonesia.
Buah tropika Indonesia memiliki manfaat dan potensi yang besar untuk dikembangkan. Bersama dengan hal tersebut, panitia Festival Tanaman XXXIII mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah dengan tujuan mendapatkan ide-ide kreatif untuk mengembangkan kualitas dan kuantitas buah tropika Indonesia sehingga mampu bersaing dengan produk-produk luar negeri. LKTI ini merupakan sarana bagi peserta untuk menyalurkan pemikirannya yang akan menjadi sebuah solusi besar kemajuan perbuahan Indonesia.

Jumat, 18 Mei 2012